Rabu, 30 09 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli, Narkoba hingga Karhutla Jadi Atensi
Selasa, 29 September 2026 - 06:25:30 WIB

Kabar Riau - Riau Provinsi
Jaga Riau Tetap Kondusif, Polda Tingkatkan Patroli dan Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

SHARE
   
 

PEKANBARU

Polda Riau meningkatkan langkah preventif dan deteksi dini terhadap berbagai perkembangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Patroli, pengawasan lapangan hingga penegakan hukum terus dilakukan untuk menjaga situasi di wilayah Riau tetap aman dan kondusif.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, pemantauan dilakukan secara terpadu terhadap dinamika yang berkembang di tengah masyarakat, baik di lapangan maupun ruang digital. Langkah tersebut dilakukan agar setiap potensi gangguan dapat dideteksi dan direspons sejak dini.

“Situasi kamtibmas secara umum tetap terkendali. Namun kami tidak ingin lengah. Setiap perkembangan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat terus dipantau dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing satuan, ”kata Akmadi, Selasa (29/9/2026).

Sejumlah persoalan menjadi perhatian jajaran Polda Riau, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kejahatan jalanan, peredaran narkotika, pertambangan emas tanpa izin (PETI), hingga berbagai persoalan lingkungan.

Dalam penegakan hukum terhadap peredaran narkotika, jajaran Polda Riau mencatat sejumlah pengungkapan di beberapa wilayah. Di Bagan Sinembah, polisi mengungkap peredaran sembilan butir ekstasi dan mengamankan dua orang. Sementara di Kandis, dua tersangka diamankan bersama barang bukti 7,68 gram sabu. Pengungkapan narkotika juga dilakukan jajaran kepolisian di Dumai dan Kampar Kiri Hilir.

Penertiban aktivitas PETI turut menjadi perhatian. Di Kabupaten Kuantan Singingi, jajaran Polsek Cerenti memusnahkan empat rakit dompeng yang ditemukan di Desa Banjar Nan Tigo. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menekan aktivitas ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.

Sementara dalam penanganan karhutla, Polda Riau tetap mengedepankan pencegahan melalui patroli serta sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar.

Menurut Akmadi, kewaspadaan tidak boleh berkurang meskipun kondisi kebakaran telah dapat dikendalikan di sejumlah wilayah.

“Pencegahan tetap menjadi prioritas. Patroli dan sosialisasi terus dilakukan, terutama pada wilayah yang memiliki kerawanan. Prinsipnya, jangan menunggu muncul api baru bergerak. Deteksi dini harus berjalan sampai tingkat wilayah, ”ujarnya.

Selain penegakan hukum, Polda Riau juga menjalankan pendekatan preventif melalui program Tim Raga, Green Policing dan Jalur sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat sekaligus perlindungan lingkungan.

Perkembangan kejahatan jalanan di Pekanbaru turut menjadi perhatian setelah adanya kasus penjambretan menggunakan senjata yang diduga airsoft gun. Polisi telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, melibatkan Inafis serta menelusuri rekaman CCTV guna mendukung proses penyelidikan.

Akmadi menegaskan, setiap laporan maupun informasi yang berkembang di masyarakat akan diverifikasi sebelum ditindaklanjuti. Masyarakat juga diminta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, termasuk foto maupun video lama yang kembali beredar seolah-olah menggambarkan kondisi terkini.

“Kami ingin ruang publik tetap sehat dan masyarakat mendapatkan informasi yang benar. Pada saat yang sama, seluruh jajaran terus bekerja di lapangan. Informasi dari masyarakat sangat penting, tetapi harus diikuti verifikasi agar respons yang diberikan tepat, ”katanya.

Ke depan, pola pengamanan Polda Riau akan terus mengedepankan deteksi dini, respons cepat dan kehadiran polisi di tengah masyarakat. Penegakan hukum dilakukan terhadap pelanggaran, sementara langkah pencegahan diperkuat agar setiap persoalan tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih luas.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman. Kami meminta masyarakat ikut menjaga lingkungan masing-masing dan segera melapor apabila mengetahui adanya tindak pidana atau potensi gangguan kamtibmas,  ”tutup Akmadi.**krN/ Zarmi Ajis

(4889) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved