Selasa, 15 09 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Jagung Pipil 1,5 Hektare di Temusai Dipantau, Aipda Hendra Temukan Pertumbuhan Tanaman Tak Merata
Selasa, 15 September 2026 - 07:45:11 WIB

Kabar Riau - Siak
Bhabinkamtibmas Temusai Cek Jagung Pipil 1,5 Hektare, Tanaman Masuki Usia 105 Hari

SHARE
   
 

BUNGARAYA 

Bhabinkamtibmas Kampung Temusai Polsek Bungaraya, Aipda Hendra R., melakukan pengecekan tanaman jagung pipil Kuartal II di lahan pertanian masyarakat di Dusun Teluk Musahab, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Selasa (15/9/2026).

Pengecekan yang dilaksanakan sekitar pukul 09.52 WIB tersebut merupakan bagian dari pemantauan program ketahanan pangan yang dikaitkan dengan program pemerintah Asta Cita.

Lahan yang dipantau merupakan milik Selamat Ladiono dengan luas areal penanaman sekitar 1,5 hektare. Tanaman jagung pipil tersebut dibudidayakan menggunakan sistem tumpang sari dan saat pengecekan tercatat telah berusia sekitar 105 hari.

Berdasarkan data lapangan, pertumbuhan tanaman di areal tersebut tidak merata. Sejumlah bagian lahan memiliki jarak tanam yang berbeda dan terdapat pula titik-titik tanaman yang tidak tumbuh.

Data kegiatan mencantumkan estimasi panen 100 hari, sementara usia tanaman saat pengecekan telah mencapai 105 hari. Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pemantauan perkembangan tanaman dan penentuan waktu panen berdasarkan kondisi aktual di lapangan.

Bhabinkamtibmas Kampung Temusai, Aipda Hendra R., mengatakan pemantauan dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan tanaman sekaligus kondisi lahan yang dimanfaatkan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.

“Dari hasil pengecekan, usia tanaman saat ini sekitar 105 hari dengan luas kurang lebih 1,5 hektare. Pertumbuhan jagung memang tidak merata, ada bagian yang tumbuh dan ada pula yang tidak. Kondisi ini akan terus dipantau, termasuk perkembangan tanaman yang sudah mendekati atau memasuki masa panen, ”kata Aipda Hendra R.

Menurutnya, pengecekan lapangan juga penting untuk memastikan pelaksanaan program tidak hanya berhenti pada tahap penanaman, tetapi perkembangan tanaman hingga panen turut menjadi perhatian.

“Kami berharap tanaman yang tumbuh dapat menghasilkan panen yang baik dan memberikan manfaat bagi pemilik lahan. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga merupakan bagian dari pendampingan dan dukungan kepada masyarakat yang memanfaatkan lahan pertanian untuk ketahanan pangan, ”ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Bungaraya AKP Mulyadi Sihombing, S.H., mengatakan jajaran Bhabinkamtibmas terus diarahkan untuk melakukan pemantauan terhadap kegiatan ketahanan pangan di wilayah binaan masing-masing.

“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk aktif turun ke lapangan melihat perkembangan tanaman dan berkomunikasi dengan masyarakat. Dengan pemantauan secara berkala, kondisi tanaman maupun kendala yang ditemukan di lapangan dapat diketahui, ”ujar AKP Mulyadi Sihombing.

Kapolsek menambahkan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah sekaligus upaya membangun kemitraan dengan masyarakat di sektor pertanian.

“Kami mendukung masyarakat yang memanfaatkan lahan produktif untuk kegiatan pertanian. Harapannya, program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, ”pungkasnya.

Adapun lokasi lahan yang dipantau berada pada titik koordinat sekitar 1,046418 LU dan 102,069928 BT di Dusun Teluk Musahab, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya.*krN/Rishki

(3009) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved