MEDAN - SUMUT
Yurnaidi alias Ajo terpilih sebagai formatur tunggal untuk menyusun komposisi kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Solidaritas Angkutan Transportasi Umum Becak Bermotor (SATU BETOR) Sumatera Utara.
Penetapan tersebut merupakan hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) pembentukan kepengurusan DPW SATU BETOR Sumatera Utara yang digelar bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Muswil berlangsung di Sekretariat DPP SATU BETOR, Jalan Pintu Air No. 10 A, Sisingamangaraja, Medan, dengan dihadiri jajaran pengurus DPP serta perwakilan DPD SATU BETOR dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Musyawarah Wilayah tersebut menjadi bagian dari mekanisme organisasi sebagaimana tertuang dalam AD/ART SATU BETOR. Forum ini sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun struktur kepengurusan DPW, pembagian tugas, serta merumuskan arah dan program kerja organisasi ke depan.
Yurnaidi alias Ajo mengatakan, peserta Muswil merupakan perwakilan DPD SATU BETOR dari sejumlah daerah, terutama Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Kota Binjai.
Menurutnya, keberadaan kepengurusan di daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat konsolidasi para pengemudi becak bermotor yang berhimpun di bawah organisasi SATU BETOR.
“Dalam Musyawarah Wilayah ini, para peserta turut memberikan masukan, pandangan, serta gagasan untuk membangun struktur organisasi yang solid, terarah, dan mampu menjalankan program kerja dengan baik ke depannya, ”ujar Yurnaidi alias Ajo.
Melalui kepercayaan sebagai formatur tunggal, Yurnaidi akan menyusun komposisi kepengurusan DPW SATU BETOR Sumatera Utara dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, keterwakilan, serta kemampuan pengurus dalam menjalankan roda organisasi.
Muswil turut dihadiri Ketua Umum DPP SATU BETOR Johan Merdeka bersama Sekretaris Jenderal DPP SATU BETOR Muslim. Keduanya memberikan sambutan sekaligus penguatan organisasi kepada peserta Muswil.
Selain Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, hadir pula jajaran pengurus DPP SATU BETOR lainnya, di antaranya Tazmarudin, Anto, Saddely, Syahnan, Sofyan Tanjung, Mhd. Sholeh, Zulham, dan Irwan.
Musyawarah berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Para peserta berharap terbentuknya kepengurusan DPW SATU BETOR Sumatera Utara dapat semakin memperkuat posisi organisasi sebagai wadah perjuangan dan penyampaian aspirasi para pengemudi becak bermotor.
DPW SATU BETOR Sumatera Utara juga diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan para pengemudi becak bermotor, sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan.
Dengan terbentuknya kepengurusan yang solid, SATU BETOR diharapkan dapat berkembang menjadi organisasi yang profesional, amanah, dan konsisten memperjuangkan hak serta kepentingan anggotanya di Sumatera Utara.**krN/Fujiasti/Syahdan