Kamis, 13 08 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Rumah di Bantaran Sungai Deli Digerebek, IRT Diduga Jadi Bandar Sabu, Tiga Orang Diamankan
Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:55:13 WIB

Kabar Riau - Nasional
Gang Sempit Bantaran Sungai Deli Jadi Lokasi Peredaran Sabu, IRT dan Dua Pria Diamankan

SHARE
   
 

MEDAN, SUMUT

Sebuah rumah di kawasan padat penduduk di bantaran Sungai Deli, Jalan Badur, Kecamatan Medan Maimun, digerebek personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Rabu (12/8/2026) sore. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan tiga orang, termasuk seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.

Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas jual beli narkoba di rumah tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga petugas bergerak menuju lokasi.

Untuk mencapai rumah yang menjadi sasaran, personel harus menyusuri gang sempit di kawasan permukiman yang berada di bantaran Sungai Deli. Dari lokasi tersebut, polisi awalnya mengamankan dua pria berinisial KW (32) dan JE (37), yang merupakan warga setempat.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, S.H., S.I.K., M.I.P., mengatakan, pemeriksaan awal terhadap kedua pria tersebut kemudian mengarah kepada seorang ibu rumah tangga berinisial EH (50).

“Awalnya kami menangkap dua pria dalam penggerebekan. Kemudian keduanya mengaku mendapat narkoba dari seorang ibu rumah tangga yakni EH (50), yang kemudian kami tangkap, ”ujar Rafli.

Berdasarkan keterangan sementara, EH mengaku baru sekitar satu bulan terlibat dalam bisnis narkotika tersebut. Namun, penyidik masih mendalami keterangannya untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan EH, termasuk menelusuri jaringan serta pihak yang diduga memasok sabu kepadanya.

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita tiga paket sabu yang diduga siap edar, sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan hasil penjualan narkoba, beberapa alat isap sabu, serta rokok elektrik.

Rokok elektrik yang ditemukan turut menjadi perhatian penyidik. Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah perangkat tersebut mengandung zat narkotika.

“Selain beberapa barang bukti narkoba, kami juga menemukan rokok elektrik yang sedang kami teliti apakah mengandung narkoba atau tidak, ”jelas Rafli.

Satresnarkoba Polrestabes Medan kini terus melakukan pengembangan untuk menelusuri asal narkotika tersebut. Pihak yang diduga menjadi pemasok kepada para terduga pelaku juga masih dalam pengejaran.

Rafli menegaskan pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan masyarakat, terutama dalam memberikan informasi mengenai aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika di lingkungan tempat tinggal.

“Kasus ini masih akan kami kembangkan. Ayo masyarakat Kota Medan, kita lawan seluruh peredaran narkoba, kita putus rantainya, kita selamatkan generasi bangsa, ”pungkas Rafli.**krN/Syahdan

(6769) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved