Jum'at, 31 Juli 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
JAPFA Group Perluas Aksi Hijau, Ribuan Bibit Mangrove Ditanam di Kampoeng Nipah untuk Lindungi Ekosistem Pesisir
Jumat, 31 Juli 2026 - 07:21:41 WIB

Kabar Riau - Nasional
Komitmen Keberlanjutan Berlanjut, JAPFA Group Gandeng Komunitas Tanam 2.000 Mangrove di Serdang Bedagai
SHARE
   
 

SERDANG BEDAGAI - SUMUT

Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi karbon terus diperkuat oleh JAPFA Group. Melalui dua anak perusahaannya yang bergerak di bidang budidaya akuakultur, PT Suri Tani Pemuka (STP) dan PT Indojaya Agrinusa (IJA) Unit Aquafeed, perusahaan menggelar aksi penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Wisata Mangrove (Kampoeng Nipah), Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata Kebijakan Bebas Deforestasi (No Deforestation Policy) yang dijalankan JAPFA Group sekaligus bagian dari strategi perusahaan dalam menekan jejak karbon melalui perlindungan ekosistem pesisir dan pelestarian habitat biota laut.

Aksi konservasi ini terlaksana melalui kolaborasi bersama Kelompok Konservasi Mangrove Muara Baimbai, dengan dukungan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat.

Business Partner PT Indojaya Agrinusa (IJA) Aquafeed, Satya Graha, mengatakan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon, tetapi juga telah menjadi bagian dari sistem operasional perusahaan.

"Bagi kami, upaya mendukung bebas deforestasi merupakan perjalanan yang terus kami jalankan dan evaluasi secara berkelanjutan, "ujar Satya Graha.

Menurutnya, penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan perusahaan juga diwujudkan melalui berbagai langkah strategis di pabrik IJA Aquafeed Medan.

Beberapa di antaranya adalah pemanfaatan energi terbarukan sebagai sumber energi operasional, penggunaan alat angkut material berbasis tenaga listrik untuk menggantikan kendaraan berbahan bakar diesel, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan secara berkelanjutan.

Satya menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi bagian penting dalam pengembangan bisnis perusahaan, sehingga aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola terus diperkuat secara terpadu.

Aksi penanaman mangrove di Serdang Bedagai juga menambah rekam jejak program konservasi JAPFA Group di Indonesia. Sebelumnya, PT Suri Tani Pemuka telah berhasil menanam lebih dari 30.000 pohon di berbagai wilayah operasional perusahaan, antara lain di Purwakarta, Gresik, Banyuwangi, Singaraja, dan Barru.

Sebagai perusahaan akuakultur terintegrasi yang berdiri sejak 1987, PT Suri Tani Pemuka kini didukung jaringan infrastruktur berskala nasional, meliputi lima pabrik pakan ikan dan udang, sepuluh fasilitas pembenihan (hatchery) udang, empat tambak udang, lima hatchery ikan, empat tambak ikan, serta tiga fasilitas pengolahan hasil laut modern.

Melalui berbagai program konservasi tersebut, JAPFA Group menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi emisi karbon, serta mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan ekosistem pesisir di Indonesia.**krN/Syahdan

(4513) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved