Rabu, 22 Juli 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
SharSMeal Tantang Said Usman Berdialog Langsung dengan Bupati Siak: Jangan Hanya Mengkritik dari Media Sosial
Rabu, 22 Juli 2026 - 08:45:36 WIB

Kabar Riau - Siak
SharSMeal: Kritik Pemerintah Harus Objektif, Tantang Said Usman Diskusi Langsung dengan Bupati Afni
SHARE
   
 

SharSMeal Tantang Said Usman Berdialog Langsung dengan Bupati Siak: Kritik Harus Objektif dan Konstruktif

SIAK SRI INDRAPURA 

Aktivis media sosial sekaligus pengamat pemerintahan, SharSMeal, melontarkan tantangan terbuka kepada Said Usman untuk berdialog secara langsung dengan Bupati Siak Afni Zulkifli. Menurutnya, kritik terhadap pemerintah akan lebih bermakna apabila disampaikan melalui ruang diskusi yang terbuka, objektif, dan berbasis fakta, bukan sekadar melalui media sosial.

Hal tersebut disampaikan SharSMeal saat ditemui di kediamannya di Siak Sri Indrapura, Selasa (21/7/2026). Dalam perbincangan tersebut, ia menanggapi pernyataan Said Usman yang menilai Bupati Siak kurang komunikatif dalam menyikapi berbagai persoalan di Kabupaten Siak. 

Menurut SharSMeal, penilaian tersebut perlu didasarkan pada fakta yang utuh. Ia menilai selama ini Bupati Afni Zulkifli justru menunjukkan sikap komunikatif dalam menangani sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik. 

Ia mencontohkan penanganan dugaan kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, di mana Bupati disebut langsung menggelar rapat bersama jajaran terkait. Selain itu, saat terjadi peristiwa tenggelamnya kapal di perairan Sungai Apit, Bupati juga diklaim segera berkoordinasi dengan sejumlah instansi, mulai dari Direktorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, KSOP, Dinas Perhubungan hingga kepolisian.

SharSMeal juga menyinggung kasus meninggalnya seorang dokter magang di sekitar RSUD Siak. Menurutnya, Bupati turut memastikan informasi tersebut dengan berkomunikasi langsung kepada pihak kepolisian sebagai bentuk respons terhadap peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat.

Berdasarkan sejumlah contoh tersebut, SharSMeal mempertanyakan indikator yang digunakan Said Usman ketika menyebut Bupati Siak tidak komunikatif.

"Kalau memang ada persoalan, sebaiknya ditanyakan langsung kepada Bupati. Saya yakin beliau akan menjelaskan sejauh mana komunikasi yang telah dilakukan terhadap setiap persoalan yang terjadi, "ujarnya.

Tak hanya itu, SharSMeal secara terbuka mengajak Said Usman datang ke Siak untuk berdiskusi langsung bersama Bupati Afni Zulkifli.

"Saya menantang Saudara Said Usman datang ke Siak. Mari kita bertiga berdiskusi langsung dengan Bupati. Kita kritik beliau secara terbuka, adu argumentasi dan adu gagasan. Saya yakin Bupati akan membuka ruang untuk itu, "kata SharSMeal.

Ia mengaku pernah memenuhi ajakan berdiskusi langsung dengan Bupati Afni Zulkifli. Menurutnya, pertemuan tersebut berlangsung secara terbuka, diwarnai adu argumentasi dan gagasan, namun tetap dalam suasana saling menghormati.

SharSMeal menilai keterbukaan tersebut menjadi bukti bahwa Bupati Siak tidak menutup diri terhadap kritik masyarakat. Bahkan, menurutnya, ruang dialog merupakan salah satu bentuk keterbukaan pemerintah dalam menerima masukan.

Selain mengajak berdialog, SharSMeal juga mempertanyakan mengapa Said Usman baru menyampaikan kritik saat ini. Ia menyinggung sejumlah persoalan yang selama ini pernah menjadi sorotannya, mulai dari proyek pembangunan kantor PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang mangkrak, dugaan persoalan tata kelola perusahaan, dugaan kebocoran pipa, hingga berbagai isu pelayanan publik dan penegakan hukum yang menurutnya tidak mendapat perhatian dari Said Usman pada waktu itu.

Meski demikian, SharSMeal menegaskan bahwa pernyataannya bukanlah bentuk pembelaan terhadap Bupati Siak. Menurutnya, sebagai seorang kritikus dan pengamat pemerintahan, ia justru ingin mendorong terciptanya budaya kritik yang sehat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Saya bukan sedang membela Bupati. Namun, sebagai kritikus dan pengamat pemerintahan, saya hanya ingin masyarakat dari berbagai elemen memberikan kritik yang konstruktif sehingga mampu dikonsumsi publik dengan muatan informasi yang objektif. Kritik harus berdasarkan fakta dan data, bukan sekadar asumsi atau opini yang tidak didukung argumentasi, "tegas SharSMeal.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus mengawal jalannya pemerintahan melalui kritik yang membangun, sekaligus membuka ruang dialog yang sehat demi kemajuan Kabupaten Siak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan atau pernyataan dari Said Usman terkait tantangan dialog terbuka yang disampaikan SharSMeal. Sesuai prinsip keberimbangan, redaksi memberikan ruang hak jawab apabila pihak yang bersangkutan ingin memberikan klarifikasi atau tanggapan atas pernyataan tersebut.*krN/R N Garawn, S.H

(42301) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved