Senin, 20 Juli 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
15.080 Pelari Meriahkan Riau Bhayangkara Run 2026, Kapolda Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla
Minggu, 19 Juli 2026 - 14:48:55 WIB

Kabar Riau - Riau Provinsi
Riau Bhayangkara Run 2026 Diikuti 15.080 Pelari dari Dalam dan Luar Negeri, Usung Semangat Green Policing

<
SHARE
   
 

PEKANBARU

Riau Bhayangkara Run 2026 resmi digelar di Kota Pekanbaru, Minggu (19/7/2026), dengan diikuti sebanyak 15.080 pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Ajang lari terbesar di Pulau Sumatera ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mengusung kampanye pelestarian lingkungan melalui tema "Run with Purpose, Move Forward with Riau" dalam gerakan Riau Lawan Karhutla.

Ribuan peserta dilepas langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, didampingi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, serta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wirajana, di depan Mapolda Riau.

Pelepasan peserta dilakukan secara bertahap, dimulai pukul 05.30 WIB untuk kategori Half Marathon (21K), kemudian pukul 06.00 WIB untuk kategori 10K dan 5K.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Selain diikuti pelari dari berbagai provinsi di Indonesia, Riau Bhayangkara Run 2026 juga diikuti peserta dari Prancis, Kenya, Malaysia, dan Singapura, menegaskan posisi event ini sebagai salah satu ajang lari berskala internasional yang terus berkembang di Indonesia.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 2.511 pelari mengikuti kategori 21K, 5.000 pelari pada kategori 10K, dan 7.569 pelari pada kategori 5K, sehingga total peserta mencapai 15.080 orang.

Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, Riau Bhayangkara Run 2026 juga menjadi media kampanye pelestarian lingkungan melalui implementasi Green Policing, program unggulan Polda Riau yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

Sebagai simbol komitmen tersebut, setiap peserta menerima boneka anak gajah Nona Seroja, ikon konservasi satwa liar di Riau, serta bibit pohon Trembesi yang diharapkan ditanam sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan mengatakan, Riau Bhayangkara Run 2026 bukan hanya menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga momentum membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Melalui tema Riau Lawan Karhutla, mari kita bersama-sama menjaga gajah, menjaga harimau, dan menjaga lingkungan agar tetap lestari, "ujar Herry.

Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat kebersamaan dan membangun energi positif.

"Hari ini kita berkumpul untuk menjadi lebih baik. Mari kita lupakan semua pikiran buruk dan bergerak bersama membangun energi positif. Terima kasih kepada seluruh runners yang telah hadir dan menjadi bagian dari gerakan ini, "katanya.

Kapolda turut menyinggung suasana sejuk Kota Pekanbaru usai diguyur hujan pada malam sebelumnya sebagai pengingat bahwa alam akan memberikan manfaat apabila dijaga bersama.

"Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Seperti hujan yang turun tadi malam sehingga udara pagi ini menjadi sejuk. Itu adalah pengingat bahwa manusia dan alam harus hidup berdampingan, "ungkapnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengapresiasi penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 yang dinilainya berhasil memadukan olahraga dengan kampanye penyelamatan lingkungan.

Menurutnya, tema Riau Lawan Karhutla menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun menjadi perhatian di Provinsi Riau.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan Riau Bhayangkara Run 2026. Melalui kegiatan ini kita menyampaikan pesan bahwa kita bersama-sama melawan kebakaran hutan dan lahan demi menjaga Riau tetap hijau, "ujar SF Hariyanto.

Selain menghadirkan kompetisi lari, Riau Bhayangkara Run 2026 juga menjadi pesta rakyat yang dipadati berbagai aktivitas pendukung, mulai dari bazar UMKM, hiburan masyarakat, hingga penampilan musisi nasional Ndarboy Genk dan Charlie Van Houten yang turut memeriahkan suasana di kawasan Mapolda Riau.

Melalui penyelenggaraan tahun ini, Riau Bhayangkara Run tidak hanya memperkuat citra Provinsi Riau sebagai destinasi sport tourism, tetapi juga menjadi media edukasi publik bahwa olahraga dapat menjadi sarana efektif membangun kesadaran kolektif dalam menjaga hutan, melindungi satwa liar, serta memperkuat komitmen bersama mewujudkan lingkungan yang hijau dan lestari.*krN/RN Garawn

(3009) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved