MEDAN - SUMUT
Di tengah derasnya arus transformasi digital yang mengubah wajah industri media di Indonesia, kebutuhan akan sebuah organisasi yang mampu menyatukan insan media online semakin dirasakan. Berangkat dari semangat memperkuat profesionalisme, menjaga independensi, dan meningkatkan kualitas jurnalistik, lahirlah Perkumpulan Media Online Nasional (MON) sebagai wadah pemersatu media online di seluruh Indonesia.
Di balik berdirinya organisasi tersebut terdapat sosok Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., yang dikenal sebagai penggagas sekaligus tokoh utama dalam pembentukan Perkumpulan MON. Melalui gagasan, komunikasi yang intensif, serta membangun sinergi dengan berbagai kalangan, Dodi berupaya menghadirkan organisasi yang mampu menjadi rumah besar bagi perusahaan media online dan para insan pers di Tanah Air.
Dalam wawancara bersama media di Cafe Terasku, Komplek Perumahan Taman Setia Budi Indah (TASBI), Medan, Dodi menjelaskan bahwa MON didirikan bukan sekadar menjadi organisasi profesi, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat persatuan media online sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi membawa tantangan baru bagi dunia pers. Karena itu, media online memerlukan organisasi yang mampu menjadi ruang kolaborasi, pembinaan, dan penguatan kapasitas anggotanya agar tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan Kode Etik Jurnalistik.
"Media online memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk opini publik. Karena itu, diperlukan sebuah organisasi yang mampu memperkuat profesionalisme, menjaga independensi, dan membangun kolaborasi demi terciptanya ekosistem pers digital yang sehat, "ujar Dodi.
Ia menambahkan, MON juga diproyeksikan menjadi mitra strategis pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lebih lanjut, Dodi menilai tantangan pers di era digital semakin kompleks, terutama dengan maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, hingga persaingan yang semakin ketat di dunia media. Oleh sebab itu, menurutnya, seluruh insan media harus memperkuat kompetensi, menjaga integritas, dan terus meningkatkan kualitas pemberitaan.
Dengan mengedepankan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan integritas, MON diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan pers nasional, sekaligus mendukung pembangunan Indonesia melalui penyajian informasi yang berkualitas dan mencerdaskan masyarakat.
Menutup wawancara, Dodi Rikardo Sembiring menegaskan bahwa Perkumpulan Media Online Nasional bukan sekadar organisasi, tetapi merupakan simbol persatuan bagi seluruh insan media online Indonesia.
"MON bukan hanya sebuah organisasi, tetapi simbol kebersamaan dan komitmen insan media online untuk menjaga marwah pers, meningkatkan kualitas jurnalisme, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia, "tegasnya.
Dengan semangat tersebut, MON diharapkan mampu menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memperkuat solidaritas antar-media, serta menjadi mitra strategis dalam mewujudkan ekosistem pers digital Indonesia yang profesional, independen, dan berintegritas.**krN/Syahdan