KANDIS
Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Polsek Kandis terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap sektor pertanian di wilayah hukumnya.
Pada Rabu (17/6/2026), Bhabinkamtibmas Kampung Libo Jaya, Bripka S.H. Pakpahan, melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil milik Kelompok Tani Arihta Jaya yang berada di Jalan Hinduk Sutan Betuah, Dusun Libo Barat, Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.
Lahan pertanian seluas 1,5 hektare tersebut ditanami jagung pipil secara monokultur dengan menggunakan benih jagung Pioneer sebanyak 40 kilogram. Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung tumbuh dalam kondisi baik dan saat ini telah memasuki fase menjelang panen.
Pada tahap ini, tanaman jagung masih menjalani proses pengeringan alami di batang guna menurunkan kadar air serta meminimalkan risiko munculnya aflatoksin atau jamur yang dapat memengaruhi kualitas hasil panen. Setelah mencapai tingkat kekeringan yang ideal, jagung akan segera dipanen oleh para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Arihta Jaya.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan pengecekan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program-program strategis nasional, termasuk sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan.
“Melalui pendampingan dan pemantauan yang berkelanjutan, kami berharap hasil panen jagung para petani dapat optimal dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, ”ujar Kompol Herman Pelani.
Ia juga mengapresiasi semangat para petani yang terus berupaya mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.
Dengan terjalinnya sinergi antara Polri dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Siak.***krN/Darma Wijaya