BENGKALIS
Dugaan kasus yang menyeret nama seorang oknum Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah Dasar di Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, terus menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis mengenai kebenaran informasi yang beredar.
Sejumlah warga mengaku prihatin atas dugaan peristiwa tersebut. Salah satunya Dn, warga setempat yang ditemui pada Sabtu (13/6/2026). Dn yang meminta identitas lengkapnya tidak dipublikasikan menyampaikan keprihatinannya terhadap persoalan yang tengah menjadi perhatian masyarakat itu.
Menurut Dn, apabila informasi yang beredar tersebut benar adanya, maka pihak yang bersangkutan seharusnya segera mengambil langkah penyelesaian secara bertanggung jawab demi menghindari dampak yang lebih luas terhadap keluarga maupun lingkungan pendidikan.
"Saya sangat menyayangkan jika kejadian ini memang benar terjadi. Seharusnya pihak PLT Kepala SD dan keluarganya segera menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik, "ujar Dn.
Selain itu, Dn berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis dapat berperan aktif dalam memfasilitasi penyelesaian persoalan yang telah menjadi perhatian publik tersebut.
"Kami berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis dapat membantu memediasi dan mencari solusi terbaik. Jangan sampai persoalan ini menimbulkan preseden buruk bagi dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Bengkalis, "tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait masih terus dilakukan. Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis juga belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan yang beredar maupun langkah yang akan ditempuh apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran.
Perlu ditegaskan bahwa informasi yang beredar saat ini masih berupa dugaan dan belum ada putusan maupun hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang. Oleh karena itu, asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan. Media ini juga membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan.*krN/Rishki