Senin, 14 Juni 2021 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Pemilik tempat penimbunan yang di duga BBM ilegal di Kubu mempunyai SENDIKAT.
PANGKALAN GAS LPG DAN POM MINI DI KUBU TERKESAN KEBAL HUKUM “ DI DUGA TIMBUN BBM ILEGAL “
Selasa, 23 Februari 2021 - 09:24:22 WIB

kabarriau.net - Rohil

KUBU

Pangkalan Gas LPG dan POM MINI, tempat penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran yang tidak lagi menggunakan jerigen atau botol aqua, melainkan menggunakan satu alat pompa manual dengan gelas takaran atau bahkan dispenser seperti halnya SPBU, di duga menjadi sarang tempat pembuangan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal jenis premium dan solar.

Informasi ini didapatkan dari masyarakat tempatan yang tidak mau disebut namanya, memberikan bukti foto dan rekaman kepada Awak Media kabarriau.net - (21/2/2021) - 9:00 WIB, tentang dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar, yang didatangkan dari Kota Dumai, dan di bongkar di salah satu rumah pemilk pangkalan Gas LPG dan Pom Mini, tepatnya di Jalan Paret Karto, Kepenghuluan Sungai Segajah, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir bernama Imut/Yudi Aryansyah.

Mirisnya, pemilik tempat penimbunan yang di duga BBM ilegal ini menyertakan nama aparat hukum kaupaten Rokan Hilir yang di duga sebagai beking sehingga tangki-tangki pengangkut BBM tersebut, terkesan bebas keluar masuk di Kecamatan Kubu tanpa tersentuh oleh produk hukum apapun.(Terangnya)

Sesuai pemantauan awak media dilapangan mendapati ada tiga truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar yang sedang bongkar dipangkalan Gas LPG dan Pom mini tersebut.

Beberapa truk tangki BBM yang sedang bongkar itu yakni BM 8440 RF dan BM 9296 RF. Sementara supir BBM saat hendak diwawancarai Awak Media menolak dan tak mampu memperlihatkan surat jalan sebari langsung menghindar mengelak meninggalkan pembicaraan saat dikonfirmasi.

Sementara itu, waktu yang bersamaan pemilik pangkalan, Yudi Aryansyah saat diwawancarai salah satu Awak Media lokal (14/2/2021) - 12:00 WIB mengaku, minyak-minyak jenis premium dan solar ini di datangkan dari kota Dumai atas bantuan tangan hukum di Rohil.(Terangnya)

Ketika Awak Media tersebut bertanya kembali, untuk memperjelas, siapa yang memuluskan usaha mereka tersebut,? , Yudi Aryansyah menyebutkan ada lah oknum penegak hukum. (Jawabnya)

"Minyak ini datang dari Dumai dan minyak ini dibongkar dipangkalan Imut (Istri Yudi Aryansyah), atas bantuan oknum hukum," (Akunya).

Untuk pemberitaan yang berimbang, sebelum berita ini naik ke online www.kabarriau.net, kami (red) menghubungi lewat via hanpone yang punya pangkalan BBM yang di maksud namun tidak dapat tersambung.krN-Team

(8953) Dibaca

 
Komentar Anda :
 
 
Redaksi | Index Berita | RSS | E-mail | Index Iklan Copyright © 2010-2018 by KabarRiau.net. All Rights Reserved