Senin, 03 08 2020 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Petani Sawit Menangis, Dikoperindag Rohul Diduga Main Mata Dengan Perusahaan
Kamis, 16 Agustus 2012 - 20:33:33 WIB

Kabar Riau - Rohul

Sejumlah Petani Sawit Di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menangis, sebab selama 1 Minggu harga Tandan Buah Segar (TBS) anjlok, diduga pihak Dinas Koperasi Perindustian Dan Perdagangan Kabupaten main mata dengan sejumlah pengusaha Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS).

Dikatakan, Petani Sawit Rambah Samo L.Damanik (45) Kamis (16/8), meminta agar pengawas pasar, aktif mengkontrol harga TBS, mengapa menjelang lebaran, padahal kebutuhan masyarakat harga di turunkan sampai 50 persen.

"Kami minta Pemkab Rohul memperhatikan nasib petani, jangan hanya duduk saja, kontrol harga sawit daerah, karena harga sawit secara Nasional masih standar, mengapa cuma di Rohul saja tidak naik, "keluhnya.

Senada disebutkan Warga Rambah Carli, Pemkab Rohul diminta aktif awasi pasar, karena harga ditingkat petani yakni Rp.400-Rp 600, Per Kilo Gram, jadi jika permainan, para agen dan toke dibiarkan begitu saja, maka kemelaratanlah bagi masyarakat.

"Seperti di PMKS Geng DK-1 KPN (Kencana Persada Nusantara) harganya Rp.600 Per Kg, PMKS Talikumain Tambusasi Rp.700 per-Kg, PMKS Musimas Suro Tinggi Rp.600 sampai Rp.645 per Kg, "ucapnya juga sebagai toke atau agen TBS.

Ketika dikonfirmasi dengan Kadiskoperindag Rohul Zulkarnain melalui Hand Phonenya, begitu juga Kasi Pasar Khalfisri, telpon genggamnya di non aktifkan.(end)

(2955) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Index Berita | RSS | E-mail | Index Iklan Copyright © 2010-2018 by KabarRiau.net. All Rights Reserved