Sabtu, 24 Oktober 2026 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
1.600 Peserta Bersatu Hijaukan Siak, Kabaharkam Polri dan Pangdam XIX/TT Dorong Gerakan Sejuta Pohon serta Bagikan 1.000 Paket Sembako
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:25:58 WIB

Kabar Riau - Siak
Kabaharkam Polri dan Pangdam XIX/TT Pimpin Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Siak, Perkuat Sinergi Pulihkan Lahan Bekas Karhutla

SHARE
   
 

DAYUN

Semangat kebersamaan dalam menjaga kelestarian alam dan memulihkan kawasan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digelorakan di Provinsi Riau. Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi tonggak penguatan sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, serikat pekerja, dan masyarakat melalui Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Kabupaten Siak.

Kegiatan bertajuk "Penanaman Sejuta Pohon sebagai Wujud Sinergitas TNI-Polri, Pemprov Riau, Pemda Kabupaten Siak, dan Buruh Menuju Indonesia Asri" tersebut berlangsung di kawasan PT Bumi Siak Pusako (BSP), tepatnya di lokasi Sumur NEB#03 dan 13 KM 83, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Sabtu (10/10/2026) siang.

Gerakan penghijauan berskala besar ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP.

Kehadiran kedua pejabat tinggi tersebut menjadi simbol penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membangun kesadaran bersama terhadap pentingnya pencegahan karhutla di Provinsi Riau.

Ribuan Peserta Bersatu untuk Riau Hijau

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang melibatkan sekitar 1.600 peserta dari berbagai unsur, terdiri atas 150 personel TNI, 200 personel Polri, 100 masyarakat Kabupaten Siak, 250 pekerja perusahaan, serta 900 anggota organisasi buruh dan serikat pekerja.

Sejumlah organisasi pekerja yang turut berpartisipasi antara lain KSPSI, KSPSI AGN, KSBSI, FSPMI, FSP-BUN, dan SARBUMUSI.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga melibatkan unsur pemerintah daerah, BKSDA Riau, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Siak, pelajar Pramuka, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan, di antaranya PT BSP, PT Arara Abadi, PT RAPP, PT Ekawana, PT BIM, dan PTPN IV Regional III.

Pada tahap awal, gerakan penghijauan ini dilaksanakan melalui penanaman sekitar 2.000 hingga 3.000 bibit pohon produktif dan pelindung, seperti trembesi, matoa, dan petai.

Penanaman tersebut menjadi langkah awal menuju target gerakan sejuta pohon, dengan pengembangan penghijauan secara berkelanjutan pada kawasan seluas puluhan hektare.

Melalui gerakan ini, kawasan yang sebelumnya terdampak karhutla diharapkan dapat kembali menghijau, sekaligus memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Pangdam XIX/TT: Menanam Pohon adalah Investasi untuk Anak Cucu

Dalam amanatnya, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo menegaskan bahwa kegiatan penghijauan tersebut bukan sekadar seremoni memperingati HUT ke-81 TNI, melainkan bentuk tanggung jawab bersama terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.

Menurutnya, menjaga kelestarian alam merupakan bagian penting dari pengabdian kepada bangsa dan negara, terutama dalam menghadapi ancaman kerusakan lingkungan serta kebakaran hutan dan lahan.

"Konsep ini mengintegrasikan Green Defense dan Green Policing sebagai sarana menumbuhkan kepedulian lingkungan. Menjaga alam berarti alam akan menjaga kita, yang hari ini dibuktikan dengan turunnya hujan sebagai anugerah. Langkah ini strategis untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, "tegas Mayjen Agus.

Pangdam juga mengingatkan bahwa keberhasilan gerakan penghijauan tidak hanya diukur dari banyaknya bibit yang ditanam, tetapi juga dari komitmen seluruh pihak dalam memastikan tanaman tersebut tumbuh dan memberikan manfaat.

"Ini adalah investasi besar untuk anak cucu kita di masa depan. Karena itu, mari kita menanam dengan tulus dan memastikan pohon-pohon yang ditanam hari ini tumbuh serta memberikan manfaat bagi lingkungan, "pesannya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut terus dipelihara dan diwujudkan dalam berbagai aksi nyata pelestarian lingkungan di seluruh wilayah Riau.

Kabaharkam Polri: Jangan Hanya Pandai Menanam, tetapi Harus Mampu Merawat

Sementara itu, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Dr. Herry Heryawan menegaskan bahwa Gerakan Penanaman Sejuta Pohon merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung Gerakan Riau CERAH (Cegah, Rawat, Hijaukan) melalui implementasi program Green Policing.

Gerakan tersebut juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah, sejalan dengan semangat Program ASRI yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Komjen Herry menekankan bahwa kegiatan penghijauan harus dilaksanakan secara terencana, terukur, dan berkesinambungan agar memberikan dampak nyata terhadap pemulihan lingkungan.

"Proses penghijauan harus dilaksanakan secara berkesinambungan, mulai dari pemilihan lokasi, pemeliharaan bibit, dokumentasi data penanaman, hingga monitoring setelah kegiatan selesai. Jangan sampai kita pandai menanam, tetapi tidak cukup peduli untuk merawat, "tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi TNI-Polri bersama pemerintah, perusahaan, organisasi buruh, dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam membangun gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Semangat tersebut sekaligus mencerminkan tema HUT ke-81 TNI, yakni "TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur."

Melalui kebersamaan seluruh elemen bangsa, upaya pencegahan karhutla diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat maupun pemerintah, tetapi tumbuh menjadi kesadaran kolektif seluruh masyarakat.

Wujud Kepedulian Sosial, 1.000 Paket Sembako untuk Buruh dan Masyarakat

Selain melaksanakan penanaman pohon, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi bakti sosial berupa penyerahan secara simbolis bantuan dari total 1.000 paket sembako yang disiapkan bagi anggota serikat pekerja dan masyarakat Kampung Dayun.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kabaharkam Polri bersama rombongan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan para pekerja yang turut berperan dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan.

Kegiatan sosial ini semakin mempererat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah, dunia usaha, buruh, dan masyarakat.

Kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi modal penting dalam memperkuat solidaritas sosial, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan.

Dari Lahan Bekas Karhutla, Tumbuh Harapan untuk Masa Depan Riau

Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Kabupaten Siak membawa pesan bahwa pemulihan lingkungan membutuhkan kerja sama nyata, bukan hanya komitmen yang disampaikan dalam kegiatan seremonial.

Penanaman bibit pohon di kawasan bekas karhutla menjadi langkah awal dalam mendukung pemulihan tutupan vegetasi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mengurangi risiko kerusakan lingkungan di masa mendatang.

Namun, keberhasilan upaya tersebut tetap memerlukan pemeliharaan tanaman, pemantauan pertumbuhan, dan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.

Sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah, perusahaan, serikat pekerja, dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan gerakan penghijauan ini sebagai contoh kolaborasi dalam menjaga kekayaan alam Riau.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan penanaman pohon, bakti sosial, serta sesi wawancara bersama awak media selesai dilaksanakan, Kabaharkam Polri beserta rombongan melanjutkan perjalanan kembali menuju Pekanbaru.

Melalui Gerakan Penanaman Sejuta Pohon ini, pesan yang ingin diwariskan bukan sekadar tentang berapa banyak pohon yang berhasil ditanam, melainkan seberapa besar kepedulian bersama untuk merawatnya hingga tumbuh menjadi sumber kehidupan bagi generasi mendatang.

Menanam hari ini, merawat untuk masa depan. Dari bumi Siak, semangat menjaga alam terus digelorakan demi Riau yang lebih hijau, asri, dan lestari.*krN/RN Garawn

(6769) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Indeks Berita | RSS | Indeks Iklan Copyright © 2010-2023 by KabarRiau.net. All Rights Reserved