Senin, 26 Oktober 2020 Perhatian : Pengambilan berita kabarriau.net harus mencantumkan kabarriau, boleh krN, atau kami akan menuntut sesuai UU No.12 Thn 1997 tentang Hak Cipta
 
Sahabat Prabowo-Sandi Sesalkan Penganiayaan Terhadap Ratna Sarumpaet
Selasa, 02 Oktober 2018 - 12:26:36 WIB

kabarriau.net - Peristiwa
Anggawira Koordinator Nasional Sahabat Prabowo-Sandi, Fungsionaris Gerindra sekaligus Caleg DPR RI Dapil Jabar VIII (Kab. Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon).
TERKAIT:

Jakarta
Relawan Nasional Pendukung Prabowo-Sandi, Sahabat Prabowo menyebut penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet sudah mencederai Demokrasi. Koordinator Sahabat Prabowo-Sandi, Anggawira menyesalkan atas aksi penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet. Anggawira mengutuk keras kejadian ini.

"Persitiwa ini kami sesalkan bisa terjadi di tahun politik saat ini. Relawan Sahabat Prabowo-Sandi mengutuk keras kejadian ini," ujar Anggawira di Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Anggawira meminta aparat penegak hukum secara profesional mengusut dan menindak tegas para pelaku dugaan penganiayaan ini.

"Kami menanti profesionalitas Polri dalam menangani kasus ini. Secepatnya, Polri harus memproses dan mengusut kasus ini hingga para pelaku dapat ditangkap," lanjutnya.

Anggawira menambahkan aparat penegak hukum sampai saat ini sangat lambat dalam menangani kasus persekusi terhadap para aktivis dan tokoh masyarakat. Hal ini menurut Anggawira dapat mencederai Demokrasi di Indonesia.

"Sebelum kasus ini, masih banyak kasus yang sampai sekarang tidak jelas penanganan hukumnya. Misalnya kasus Novel (Baswedan) dan persekusi aktivis #2019gantipresiden di berbagai daerah. Jika terus dibiarkan, ini akan mencederai kebebasan berpendapat warga negara," tutup Anggawira.

Sebelumnya tersebar foto-foto di media sosial tentang penganiayaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet. Dugaan penganiayaan ini juga sudah dibenarkan oleh beberapa pihak seperti wakil ketua DPR RI, Fadli Zon. Penganiayaan ini terjadi pada 21 September di Bandung.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyodo Wisnu Andiko hingga saat ini polisi belum mengambil tindakan karena belum menerima laporan terkait dugaan penganiayaan ini.*krN

(1769) Dibaca

 
Komentar Anda :
 




 
Redaksi | Index Berita | RSS | E-mail | Index Iklan Copyright © 2010-2018 by KabarRiau.net. All Rights Reserved